Tampilkan postingan dengan label ILMU BERDO'A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ILMU BERDO'A. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Agustus 2009

ILMU BERDO'A

Ketika saya melaksanakan ibadah umroh dan haji, kalau boleh menamakan pengalaman spiritual sebagai suatu pengetahuan maka ada 4 pengetahuan yang hadapi. Pertama, Arti Sebuah Keikhlasan, Pengetahuan tentang Do'a yang makbul, Pengetahuan tentang Niat. Pengetahuan tentang Hawa Nafsu dan Pengetahuan tentang Kasih Sayang.

Kalau boleh saya bilang, yang saya alami ketika berkesempatan berada di Hijr Ismail maupun di Raudah, Allah memberikan petunjuk tentang do'a yang makbul atau lebih luwesnya di sebut Ilmu berdo'a. Dengan pengetahuan inilah saya semakin gamblang memaknai sebuah do'a dan permohonan.

Alhamdulillah, saya bisa masuk ke Hijr Ismail waktu ibadah umroh tidak perlu berdesakkan. Setelah saya sholat, saya lantas berdo'a. Keinginan saya waktu itu berlama-lama, mengulang-ulang do'a sampai saya puas. Sebab kata bpk Kyai atau pak ustadz bahwa Hijr Ismail merupakan salah satu tempat yang mustajab / makbul do'a nya.

Saya yang bodoh ya...percaya saja. Makanya saya mau berlama-lama di Hijr Ismail. bahasa jawanya "tak pol-pol ke leke dongo" baik do' a bagi keperluan saya sendiri maupun do'a-do'a titipan. Sementara saya tahu bahwa jamaah lain juga banyak yang menunggu giliran.

Ketika beberapa saat setelah menengadahkan kedua tangan saya berdo'a, sayup-sayup saya menangkap suara lirih.

" Engkau salah mengerti. Terkabulnya sebuah do'a bukan karena tempat, tapi Allah lah yang mengabulkannya, tidak peduli engkau berada di tempat apa...".

Subhanallah, saya segera keluar dari Hijr Ismail dengan kepala tunduk dan menangis sesenggukkan. Ya Rabb.... aku bersyukur kepadaMu atas titipan Iman dalam qolbuku dan sungguh Rahman dan Rahim Engkau telah aku saksikan. Di sini di tanah suci, bumi kelahiran Nabiku.